Hari Bakti Rimbawan ke-43: Menanam Gadog untuk Badak Jawa, Langkah bersama BTNUK dan YABI untuk Melindungi Badak Jawa dari Parasit
Dalam rangka memperingati Hari Bakti Rimbawan yang ke-43 yang jatuh pada tanggal 16 Maret, Balai Taman Nasional Ujung Kulon (BTNUK) dan Yayasan Badak Indonesia (YABI) telah melaksanakan penanaman tumbuhan Gadog (Bischofia javanica) di habitat badak jawa Taman Nasional Ujung Kulon. Kegiatan ini bertujuan sebagai upaya mitigasi terhadap parasit Nematoda golongan Ascarideae dan strongyle yang dapat mengganggu pencernaan, penurunan berat badan, hingga komplikasi fatal kesehatan populasi satwa liar khususnya badak jawa. Tumbuhan gadog dipilih karena mengandung senyawa aktif anti-helminthik yang terbukti membantu mengurangi risiko infeksi parasit, sekaligus dapat tumbuh dengan baik di ekosistem lokal Taman Nasional Ujung Kulon.
Sebanyak puluhan bibit gadog ditempatkan di titik strategis sepanjang jalur pergerakan badak jawa. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen dalam melestarikan satwa badak jawa yang tercatat sebagai spesies kritis yang terancam punah yang kini hanya ada di TNUK. Penanaman gadog ini bukan hanya simbolis, tetapi merupakan langkah konkret dalam menerapkan konsep konservasi berbasis ekosistem. Kita berharap dalam waktu dekat, satwa liar dapat mengonsumsi gadog secara alami dan mengurangi risiko infeksi parasit.
Selain mitigasi parasit, tanaman ini juga memberikan manfaat bagi ekosistem dengan menjaga kesuburan tanah dan mendukung keberadaan satwa lain. Kami akan melakukan pemantauan terhadap pertumbuhan tanaman dan dampaknya terhadap kesehatan badak jawa dalam periode mendatang. Salam Lestari!






