Rhino Goes to School di Dua Sekolah di Desa Penyangga Kawasan Taman Nasional Way Kambas

Rhino Goes to School di Dua Sekolah di Desa Penyangga Kawasan Taman Nasional Way Kambas

Pada Selasa, 10 Februari 2026, Balai Taman Nasional Way Kambas (BTNWK) bersama Yayasan Badak Indonesia (YABI) melakukan kegiatan Rhino Goes to School di dua sekolah dasar yang ada di desa penyangga kawasan TNWK. Kegiatan berlangsung atas dukungan dari Women’s Earth Alliance. Dua sekolah yang kami kunjungi adalah SDN 2 Rajabasa Lama dan SDN 4 Rajabasa Lama, keduanya terletak di Desa Rajabasa Lama yang merupakan satu dari 38 desa penyangga kawasan TNWK. Desa ini terletak di Kecamatan Labuhan Ratu, Kabupaten Lampung Timur, Lampung.

Sebanyak 91 siswa kelas lima dari dua sekolah dasar mengikuti kegiatan Rhino Goes to School. Di SDN 2, kegiatan ini diikuti oleh 52 siswa, sementara di SDN 4 sebanyak 39 siswa. Sebelum kegiatan dimulai, para siswa terlebih dahulu mengisi survei singkat untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan mereka tentang taman nasional dan badak sumatera. Survei yang sama kemudian kembali diberikan setelah sesi pembelajaran selesai. Hasilnya menunjukkan peningkatan. Di SDN 2, jumlah siswa yang mampu menjawab dengan benar minimal 7 dari 10 pertanyaan meningkat dari 28 siswa (53,8%) sebelum kegiatan, menjadi 45 siswa (86,5%) setelah kegiatan. Sementara itu, di SDN 4, jumlah siswa yang mencapai nilai tersebut meningkat dari 14 siswa (35,9%) menjadi 26 siswa (66,7%). Peningkatan ini menunjukkan bahwa melalui pendekatan cerita, diskusi, dan kegiatan interaktif seperti lomba mewarnai, siswa dapat lebih mudah memahami materi tentang badak sumatera dan taman nasional.

Badak sumatera merupakan satu dari lima spesies badak yang masih tersisa di dunia dan kini hanya ditemukan di Indonesia, salah satunya di Taman Nasional Way Kambas. Dengan jumlah yang diperkirakan kurang dari 80 individu di alam, badak sumatera berstatus kritis (Critically Endangered) menurut IUCN Red List. Menyebarkan pengetahuan tentang badak sumatera kepada sebanyak mungkin orang, menjadi salah satu upaya penting untuk memastikan spesies ini tetap dikenal oleh masyarakat. Melalui kegiatan Rhino Goes to School, kami mengajak para siswa untuk mengenal badak sumatera serta memahami pentingnya hutan sebagai rumah bagi satwa liar.

On Tuesday, February 10, 2026, the Way Kambas National Park (WKNP) Authority together with Yayasan Badak Indonesia (YABI) conducted the Rhino Goes to School activity at two elementary schools located in buffer villages surrounding the WKNP area. This activity was carried out with support from Women’s Earth Alliance. Two schools we visited were SDN 2 Rajabasa Lama and SDN 4 Rajabasa Lama, both located in Rajabasa Lama Village, one of the 38 buffer villages surrounding the Way Kambas National Park area. The village is situated in East Lampung Regency, Lampung Province.

A total of 91 fifth-grade students participated in the Rhino Goes to School activity, with 52 students from SDN 2 and 39 students from SDN 4. Before the session began, students completed a short survey to assess their knowledge of national parks and the Sumatran rhino. The same survey was completed again after the session to measure changes in their understanding. The results showed a significant improvement. At SDN 2, the number of students who correctly answered at least 7 out of 10 questions increased from 28 students (53.8%) before the activity to 45 students (86.5%) afterward. Meanwhile, at SDN 4, the number increased from 14 students (35.9%) to 26 students (66.7%). This increase shows that through storytelling, discussions, and interactive activities such as coloring competitions, students can more easily understand the material about the Sumatran rhino and national parks.

The Sumatran rhino is one of the five remaining rhino species in the world and is now found only in Indonesia, including in Way Kambas National Park. With fewer than 80 individuals left in the wild, it is listed as Critically Endangered on the IUCN Red List. Raising awareness is an important step to ensure this species continues to be known and protected. Through the Rhino Goes to School activity, we invite students to learn about the Sumatran rhino and understand the importance of forests as a home for wildlife.

Share this page…

Other News

Happy 4th Birthday, Sedah Mirah!

Happy 4th Birthday, Sedah Mirah! 🦏 Sedah Mirah, atau yang kami panggil dengan nama kesayangan “Mirah”, adalah anak pertama dari pasangan Rosa & Andatu. Ia juga merupakan anak badak ketiga…